Sabtu, 03 November 2012

Perbedaan Falsafah Pendidikan Antara Negara Indonesia, USA dan Jepang



PERBEDAAN FALSAFAH PENDIDIKAN ANTARA
INDONESIA, AMERIKA SERIKAT DAN JEPANG

Items
Indonesia
Amerika Serikat
Jepang
Tujuan Pendidikan
mengembangkan kemampuan dan membentuk watak
serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab.
1.      untuk mencapai kesatuan dalam kebhinekaan
2.      untuk mengembangkan cita-cita dan praktek demokrasi
3.      untuk membantu pengembangan individu
4.      untuk memperbaiki kondisi sosial masyarakat
5.      untuk mempercepat kemajuan nasional
  • Mengembangkan kepribadian secara penuh dengan 
  • Berupaya keras membangun manusia yang sehat pikiran dan badan 
  • Yang mencintai kebenaran dan keadilan 
  • Menghormati perseorangan, menghargai kerja, mempunyai rasa tanggungjawab yang dalam, dan
  • Memiliki semangat independen sebagai pembangun negara dan masyarakat yang damai.
Materi
Di pendidikan dasar :terdiri 9 mapel
Di tingkat SMP:terdapat 9 mapel dan ektrakulikuler
Di tingkat SMA: di tambah dengan Kejuruan
 terdiri dari: seni bahasa (menulis, ejaan, membaca),bahasa,sains, matematika,ilmu pengetahuan sosial,dan olah raga
  • SD: Bahasa Jepang, Pengenalan Lingkungan Hidup, Musik, Menggambar, Olah raga, Kerajinan Tangan, Pelajaran-pelajaran topik, Ilmu-ilmu Sains, Aritmatik, Homemaking dan Sosial 
  • SMP: Bahasa Jepang, Bahasa Inggris, Bahasa Asing, Ilmu-ilmu Sosial, Matematika, Sains, Musik, Kesehatan, Pendidikan Jasmani, Seni, Industri, Kesejahteraan Keluarga, Homemaking. 
  • SMA: Full Time, Part Time, Correspondence.
Kegiatan Pembelajaran
Tergantung pada guru masing – masing,  banyak metode pembelajaran di Indonesia salah satunya ceramah ( pembelajaran langsung) dan lain sebagainya.
Pengajaran menekankan hafalan dan daya ingat untuk menguasai materi pelajaran yang diberikan. Materi pelajaran diarahkan agar murid bisa lulus ujian akhir atau test masuk ke sekolah lebih tinggi, tidak mengembangkan daya kritis dan kemandirian murid. Semua murid diperlakukan sama, tidak ada treatment khusus untuk murid yang tertinggal.
kombinasi dari:
  • Penjelasan dari dan tanya jawab dengan guru
  • Diskusi antar murid, dan
  • Eksplorasi oleh murid sendiri dengan menggunakan alat pembelajaran ( laboratorium, multimedia dan lain-lain)

Evaluasi
UAN ( Ujian Akhir Nasional )
Siswa tidak dituntut untuk ujian resmi akan tetapi kehadiran murid atau siswa serta rapornya yang baik memang menjadi persyaratan untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Persyaratan lulusan mengharuskan tes bagi siswa yang menghasilkan produk, jadi bukan tes tertulis. Produk tersebut antara lain berupa hasil riset dan dipresentasikan di depan kelas. Ebtanas tidak ada. Nampaknya, tidak ada satu sistem pendidikan tertentu yang harus dianut di Jepang
Gaji Guru
guru PNS golongan terendah minimal Rp2 juta per bulan
Bagi guru pemula, gaji antara $25.000 - $35.000 per tahun. Kalau dikurs dengan rupiah sekitar Rp25.000.000 per bulan
Seorang guru akan memperoleh 156,500 yen per bulan, dengan kurs hari ini (setara dengan 156,500xRp75.295=Rp 11,783,667)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar